G84ZfvXDavQthZPop1Ug7Yfm86ah7XVSYx5hlMli

Kenali Ciri-ciri Orang Yang Berniat Atau Berpikir Untuk Bunuh Diri

Terkadang beberapa orang yang memiliki pemikiran atau niat bunuh diri, biasanya menunjukkan tanda-tanda peringatan bahwa dia ingin melakukan bunuh diri, Dengan melalui apa yang mereka katakan atau lakukan. Setiap orang dapat menunjukkan tanda peringatan yang berbeda-beda.
Gambar oleh m.aoicyber.eu.org
Ada orang yang menunjukkan ciri-ciri yang sangat jelas, seperti langsung mengatakan “saya mau bunuh diri”. Akan tetapi beberapa orang lainnya mungkin hanya akan menunjukkan serangkaian tanda peringatan yang tidak dapat dikenali secara langsung, sehingga lebih sulit untuk dapat dideteksi.

Berikut Adalah Tanda-tanda Peringatan Seseorang Apabila Dia Ingin Melakukan Bunuh Diri :

1. Membicarakan Keinginan Bunuh Diri.

  • Keinginan untuk bunuh diri atau mengakhiri hidup.
  • Membicarakan kematian; ingin pergi jauh/selama-lamanya.
  • Merasa tidak ada harapan, putus asa.
  • Tidak ada alasan untuk hidup.
  • Merasa menjadi beban bagi orang lain.
  • Merasa terjebak.
  • Merasa tidak kuat menahan sakit.

2. Membenci dan Menghujat Diri Sendiri.

  • Malu.
  • Merasa bersalah.
  • Hancur, rusak, atau ternoda.
  • Tidak berguna.
  • Kesepian atau sendirian.
  • Menjadi beban bagi orang lain.
  • Orang-orang yang merasa memiliki tingkat kepercayaan diri yang rendah juga lebih rentan untuk memiliki pemikiran bunuh diri.

3. Mencari Cara Yang Mematikan Untuk Bunuh Diri.

  • Mencari akses terhadap senjata tajam, senjata api, atau racun mematikan.
  • Mencari tempat tinggi yang dapat digunakan untuk percobaan bunuh diri.
  • Mencari cara bunuh diri yang paling cepat atau tidak menyakitkan, terutama di internet.

4. Mengatur Segala Hal Untuk Ditinggalkan.

  • Menulis surat pribadi yang mengandung pesan tersirat, atau langsung menulis surat bunuh diri atau surat wasiat.
  • Menjual atau memberikan benda-benda kesayangan, koleksian, atau yang berharga kepada orang lain.
  • Mengatur sendiri proses kematiannya, seperti memesan lahan makam atau membeli peti mati, dengan atau tanpa sepengetahuan orang-orang di sekitarnya.

5. Mengucapkan Perpisahan.

  • Perhatikan jika seseorang meninggalkan pesan perpisahan kepada orang-orang yang disayanginya, dengan memberikan kesan seolah-olah ia tidak akan bertemu lagi. Misalnya:
  • Mengatur untuk bertamu atau mengadakan pertemuan secara mendadak untuk mengucapkan perpisahan.
  • Menelepon pesan-pesan perpisahan kepada orang yang dianggap berharga.
  • Mengucapkan perpisahan di akun media sosial
  • Menghapus profil atau akun media sosial secara tiba-tiba Menulis surat bunuh diri.

6. Menarik Diri Dari Orang Lain.

  • Menarik diri dari orang lain (perlahan-lahan atau tiba-tiba).
  • Tidak aktif secara mendadak dalam lingkaran. 
  • pertemanan, organisasi, atau komunitas.
  • Meningkatnya keinginan untuk menyendiri.
  • Menolak atau menghindar untuk dihubungi.
  • Berhenti atau kehilangan semangat dari hobinya.
  • Perhatikan juga apabila perilaku ini terjadi saat orang tersebut baru saja mengalami kehilangan, peristiwa yang tragis atau perubahan drastis dalam kehidupan.

7. Perilaku Merusak Diri Sendiri.

  • Menggunakan narkoba atau menyalahgunakan zat adiktif lainnya.
  • Menjadi peminum alkohol secara berlebihan atau pemabuk.
  • Melukai diri sendiri (self-harm).
  • Sengaja melakukan tindakan berbahaya.

8. Perubahan Fisik dan Mood Yang Drastis.

  • Tidur terlalu banyak atau sedikit.
  • Perubahan pola makan yang ekstrem; Menjadi sangat kurus atau sangat gemuk.
  • Menjadi agresif; mudah marah.
  • Merasa lelah atau letih terus-menerus.
  • Menangis tiba-tiba.
  • Depresi.
  • Mudah cemas.
  • Kehilangan semangat hidup.
  • Mudah terluka perasaannya.
  • Perasaan yang berubah drastis dalam waktu cepat (mood swing).
  • Perubahan penampilan yang mendadak/drastis.
  • Faktor risiko lainnya.

Selain beberapa tanda peringatan bunuh diri yang telah disebutkan di atas, perhatikan juga apapah dia pernah memiliki riwayat bunuh diri sebelumnya.

Orang yang pernah mencoba bunuh diri berisiko lebih tinggi untuk memiliki pemikiran bunuh diri, terlebih apabila dia mengalami kembali peristiwa yang memicu pemikiran bunuh diri sebelumnya. Tentunya, mereka sangat membutuhkan dukungan dari orang sekitarnya untuk menuju proses pemulihan yang maksimum.

Perhatikan juga jika orang tersebut baru saja mengalami kehilangan (seseorang atau sesuatu) yang sangat berharga, pengalaman yang menimbulkan trauma (korban kekerasan, bencana alam, perang, atau konflik sosial), atau perubahan drastis dalam kehidupannya.

Peristiwa semacam itu tentu akan menimbulkan perubahan psikologis yang drastis, salah satunya dapat mengarah menuju pikiran bunuh diri.

Anggapan mengenai hal-hal yang lain mungkin saja bukan menjadi sebuah alasan seseorang tersebut untuk melakukan aksi bunuh diri dan bisa saja poin yang terkandung dalam faktor yang telah disebutkan diatas adalah permasalahan psikologi lainnya.#

Baca Ini Juga Bro
riyanhero
smile for you

YANG BIKIN LOE MAKIN GAUL

1 komentar

Seseorang yang luar biasa itu sederhana dalam ucapannya, tetapi hebat dalam tindakannya.